Novita Hardini Soroti Minimnya Gaung Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Nasional Jangan Sampai Lewat Tanpa Keriuhan Publik

Novita Hardini Soroti Minimnya Gaung Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Nasional Jangan Sampai Lewat Tanpa Keriuhan Publik

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyoroti masih minimnya gaung dan publikasi penyelenggaraan siaran Piala Dunia FIFA 2026 oleh TVRI, meskipun perhelatan sepak bola terbesar dunia itu tinggal menghitung hari.


Menurut Novita, keberhasilan TVRI memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 merupakan pencapaian penting yang patut diapresiasi karena mengembalikan akses masyarakat terhadap seluruh pertandingan secara gratis melalui lembaga penyiaran publik. Namun di sisi lain, ia menilai antusiasme publik belum terbangun secara optimal akibat kurang masifnya strategi komunikasi dan promosi yang dilakukan.


"Piala Dunia bukan sekadar siaran olahraga. Ini adalah momentum nasional yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat, industri kreatif, UMKM, hingga ruang-ruang kebersamaan masyarakat. Karena itu saya melihat masih kurang keriuhan dan atmosfer publik yang seharusnya sudah terasa menjelang kick-off," kata Novita Hardini, di Komplek Parlemen Senayan, Selasa (9/7/2026).


TVRI diketahui akan menyiarkan seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026, meningkat sekitar 62,5 persen dibanding Piala Dunia 2022 yang hanya menayangkan 64 pertandingan. Selain itu, TVRI juga mendapat mandat menghadirkan akses gratis bagi masyarakat hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).


Namun Novita menilai besarnya mandat tersebut harus diiringi dengan kampanye publik yang lebih agresif dan terukur.


"Kalau masyarakat masih banyak yang bertanya Piala Dunia tayang di mana, bagaimana cara mengakses TVRI digital, atau kapan program pendukung dimulai, berarti ada ruang komunikasi yang harus diperkuat," ujarnya.


Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan bahwa pada penyelenggaraan Piala Dunia sebelumnya oleh kelompok media swasta, atmosfer turnamen sudah terasa jauh hari melalui promosi masif, aktivasi publik, program diskusi sepak bola, kolaborasi komunitas, hingga kampanye digital yang membangun euforia nasional.


Sementara saat ini, meskipun TVRI telah menyiapkan infrastruktur siaran, media center, platform digital, serta puluhan komentator dan host, gaung publik yang muncul dinilai belum sebanding dengan skala event yang akan berlangsung selama satu bulan penuh.


Novita juga mengingatkan bahwa Piala Dunia 2026 dapat menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara kreatif melalui program nonton bareng (nobar), festival UMKM, industri kuliner, ekonomi kreatif, hingga promosi pariwisata lokal.


"Jangan sampai hak siar sudah dimiliki negara, tetapi multiplier effect ekonominya tidak maksimal dirasakan masyarakat. Momentum ini harus menjadi pesta rakyat, bukan hanya agenda siaran televisi," tegasnya.


Selain persoalan promosi, politisi asal Dapil VII Jawa Timur itu meminta TVRI memastikan kesiapan teknis di seluruh daerah mengingat masih terdapat masyarakat yang mengalami kendala akses siaran digital dan pencarian kanal TVRI.


Sebagai mitra kerja TVRI di Komisi VII DPR RI, Novita menegaskan pihaknya akan terus melakukan fungsi pengawasan agar pelaksanaan siaran Piala Dunia berjalan optimal, inklusif, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.


"Kami mengapresiasi kerja keras TVRI. Namun justru karena ini Piala Dunia pertama yang kembali ditayangkan oleh TVRI setelah puluhan tahun, maka persiapannya harus luar biasa. Kualitas siaran harus baik, akses publik harus mudah, dan atmosfer kebanggaan nasional harus benar-benar terasa," pungkas Novita.


Menurutnya, keberhasilan TVRI tidak hanya akan diukur dari kemampuan menayangkan 104 pertandingan, tetapi juga dari sejauh mana lembaga penyiaran publik mampu menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai momentum pemersatu bangsa sekaligus pengungkit ekonomi rakyat di berbagai daerah.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *.

Tidak Ada Komentar

Program

novita-hardini Pendampingan Terpadu UMKM
Pendampingan Terpadu UMKM

Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan dukungan kepada UMKM dalam mengembangkan usaha dan pemasaran produk.

novita-hardini SEPEDA KEREN
SEPEDA KEREN

Program pendidikan untuk perempuan, anak disabilitas, dan kelompok rentan lainnya, dengan fokus pada pemberdayaan dan akses pendidikan.

novita-hardini Membangun Kedaulatan Petani Perempuan
Membangun Kedaulatan Petani Perempuan

Pemberdayaan petani perempuan dengan memberikan akses kepada sumber daya dan pasar untuk meningkatkan ketahanan pangan.

novita-hardini DAPUR CINTA
DAPUR CINTA

Inisiatif untuk mencegah dan menangani masalah stunting dengan menyediakan makanan bergizi untuk keluarga yang membutuhkan.

novita-hardini Membangun Rumah Terapi Terpadu
Membangun Rumah Terapi Terpadu

Mendirikan pusat terapi yang inklusif untuk membantu tumbuh kembang anak-anak dengan disabilitas serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

novita-hardini EDUPRINTIS 2025
EDUPRINTIS 2025

Merupakan kegiatan Peningkatan Digitalisasi, Perluasan Akses Permodalan, Perlindungan Ketenagakerjaan, Pelayanan Legalitas Usaha dan Upaya Bersama Menuju Net Zero Karbon. Tahun ini kami melakukan kegiatan di 9 Kecamatan yang berada di Kabupaten Trenggalek.

novita-hardini Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP)
Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP)

Program ini merupakan bantuan pendidikan bagi pelajar yang kurang mampu dari tingkat SD dan SMP sosialisasi dilakukan di 14 Kecamatan dengan jumlah penerima 2000 siswa.

novita-hardini Diskusi Bersama Kementerian Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif RI
Diskusi Bersama Kementerian Pariwisata dan Menteri Ekonomi Kreatif RI

Mendorong pemerintah pusat dapat memetakan potensi-potensi wisata baru yang ada di pesisir selatan, khususnya di wilayah mataraman, Provinsi Jawa Timur.

novita-hardini Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP)
Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP)

Program ini merupakan bantuan pendidikan bagi pelajar yang kurang mampu dari tingkat SD dan SMP penyerahan dilakukan di Kecamatan Munjungan serta sejumlah Kecamatan lainnya di Kabupaten Trenggalek, dengan jumlah penerima 2000 siswa.

novita-hardini Menjemput Aspirasi
Menjemput Aspirasi

Program ini merupakan program rutin dilakukan dalam setiap masa reses untuk mendengarkan aspirasi masyarakat yang berada di Daerah Pemilihan 7 (Dapil 7) Jawa Timur yang meliputi : Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan serta Kabupaten Pacitan.

novita-hardini Menjemput Aspirasi
Menjemput Aspirasi

Menjemput Asprasi, Diskusi serta berdialog bersama para pelaku UMKM khususnya pemilik, wedding organizer, hotel, resto dan cafe Se Kabupaten Trenggalek terkait polemik Royalty, Senin (18/8/2025).

novita-hardini Bantuan Sosial
Bantuan Sosial

Memberikan bantuan sosial kepada pasien operasi bibir sumbing, Jawa Timur Minggu, (7/9/2025)

Quotes

novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-
novita-hardini-quotes-

Iklan

novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads
novita hardini - ads